Press "Enter" to skip to content

Ivermectin Obat Cacing Pembunuh Virus COVID-19 Dalam 48 Jam

Ivermectin Obat Cacing Pembunuh Virus COVID-19 – Sebuah studi bersama oleh Monash Biomedicine Discovery Institute (BDI) dan Peter Doherty Institute of Infection and Immunity (Doherty Institute), sebuah perusahaan patungan antara University of Melbourne dan Rumah Sakit Royal Melbourne, menunjukkan bahwa obat anti-parasit seperti cacing gelang ivermectin yang sudah beredar di pasaran dapat membunuh virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 dalam waktu 48 jam.

Apa itu Ivermectin?

Ivermectin adalah sejenis obat yang dapat digunakan sebagai obat jenis anti-parasit.

Ivermectin pertama kali ditemukan pada tahun 1975 dan mulai digunakan sebagai obat pada tahun 1981. Juga terdaftar sebagai Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jenis obat yang paling aman dan paling efektif serta dibutuhkan bagi sistem kesehatan. Saat ini dugaan Ivermectin obat cacing pembunuh Virus COVID-19 sedang diuji diberbagai negara di dunia.

Penemuan baru Ivermectin menghilangkan SARS-CoV-2 Sel

Ivermectin Obat Cacing Pembunuh Virus COVID-19

Kylie Wagstaff dari Monash Biomedicine Discovery Institute mengatakan para ilmuwan telah menunjukkan bahwa obat ivermectin dapat menghentikan pertumbuhan virus SARS-CoV-2 dalam kultur sel dalam waktu 48 jam.

Ivermectin adalah obat anti-parasit yang disetujui FDA dan juga telah terbukti efektif secara in vitro terhadap berbagai virus, termasuk virus HIV, demam berdarah, influenza, dan Zika.

dr. Wagstaff memberikan peringatan bahwa tes yang digunakan sebagai penelitian ini dilakukan secara in vitro dan bahwa penelitian juga diperlukan untuk dilakukan pada manusia.

“Ivermectin digunakan sangat luas dan dianggap sebagai obat yang aman. Para ahli sekarang juga perlu mencari tahu lebih dalam apakah dosis yang dapat Anda gunakan pada manusia bisa efektif – itulah beberapa langkah selanjutnya, ”kata Dr. Wagstaff.

“Pada saat kita semua menghadapi pandemi global seperti saat ini dan juga tidak ada pengobatan yang bisa disetujui, tapi obat yang sudah tersedia di seluruh dunia bisa berpotensi membantu banyak orang dengan lebih cepat. Secara realistis, perlu beberapa waktu sebelum vaksin tersedia secara luas.

Mekanisme aksi melawan virus SARS-CoV-2 belum diketahui

Ivermectin Obat Cacing Pembunuh Virus COVID-19

Meskipun mekanisme kerja ivermectin pada virus tidak diketahui, karena efeknya pada virus lain, kemungkinan ivermectin mencegah virus dari “melemahkan” kemampuan sel inang untuk membersihkannya, kata Dr. Ivermectin. staf pengemis.

Leon Caly, Ilmuwan Medis Senior di Laboratorium Referensi Penyakit Menular Victoria (VIDRL) ​​di Institut Doherty, tempat eksperimen virus corona langsung dilakukan, adalah penulis utama studi tersebut.

“Sebagai seorang ahli virologi yang menjadi salah satu bagian dari tim serta yang pertama kali juga mengisolasi dan menularkan virus SARS-CoV2 di luar China pada Januari 2020 silam, saya sangat senang dengan adanya prospek penggunaan ivermectin sebagai obat yang memiliki potensi untuk COVID-19,” kata dr. Calya.

dr. Wagstaff membuat penemuan terobosan sebelumnya tentang ivermectin pada tahun 2012 ketika ia mengidentifikasi obat dan aktivitas antivirusnya dengan Profesor David Jans dari Institut Penemuan Biomedis Monash Institute, yang juga penulis artikel tersebut. Profesor Jans beserta timnya telah meneliti ikut ivermectin dengan berbagai jenis virus selama lebih dari 10 tahun.

Segera setelah pandemi ditemukan, Wagstaff dan Profesor Jans mulai menyelidiki apakah virus itu efektif melawan virus SARS-CoV-2.

Penggunaan ivermectin untuk melawan COVID-19 akan bergantung pada hasil pengujian praklinis lebih lanjut dan pada akhirnya uji klinis, dengan dana yang sangat dibutuhkan untuk menjaga pekerjaan tetap berjalan, kata Dr. Wagstaff.

Demikian ulasan tartblossom.com mengenai Ivermectin Obat Cacing Pembunuh Virus COVID-19, semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Anda. /Aha

Baca Juga: 5 Bahan Alami Atasi Diabetes yang Berguna Sebagai Obat

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *